Anak Ujung Kulon Ikuti Metode Belajar Sambil Bermain Posted October 20, 2015 by lk-admin

0

Anak Ujung Kulon

Bermain, banyak orang bilang bahwa dunia anak adalah dunianya bermain. Oleh sebab itu, bermain sering digunakan untuk memperkenalkan dunia pada anak-anak. Melalui bermain dan permainan kita diperkenalkan terhadap seluruh kemampuan dasar tubuh semisal melempar, menendang, mendengar, dan memukul.

Puluhan anak-anak dari Desa Ujung Jaya, Pandeglang, Banten mengikuti aktivitas bersama kakak-kakak relawan dari Lembaga Kemanusiaan ESQ. “Kami ingin berbagi keceriaan sama anak-anak di desa. Kami belajar dengan bermain permainan edukatif,” ucap Siti Sariatus Sholiha perwakilan relawan kepada Total Action.

Metode bermain sambil belajar atau dikenal dengan istilah play-based learning sudah lama digunakan di negara maju seperti Inggris dan Australia. Permainan yang di lakukan secara terarah dan terencana adalah kunci bagi anak- anak mendapatkan tantangan untuk belajar karena dilakukan melalui proses yang menyenangkan.

Menurut lajang yang biasa disapa Sari, metode bermain sambil belajar banyak manfaatnya. Anak-anak bisa belajar strategi, konsentrasi, dan kebersamaan. “Selain itu mereka belajar jadi pemimpin dan harus mau di pimpin. Lalu melatih percaya diri, contohnya ketika diminta maju ke depan untuk pimpin menyanyikan lagu,” tuturnya.

Angin pantai, matahari pagi, serta suara deru ombak menambah suasana semakin hangat. Sehingga membuat anak-anak yang masuk wilayah Taman Nasional Ujung Kulon tersebut kian semangat. “Anak-anak begitu menikmati permainan. Kami juga memberikan hadiah berupa alat tulis pada anak-anak yang menang dalam games,” tambahnya.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan pada Minggu, 18 Oktober, 2015. Sehari sebelumnya, LK ESQ bersama Yayasan Wakaf Nurani Bangsa (YWBNB) usai melakukan kegiatan sosisal berupa pengobatan gratis bagi warga desa. Ratusan warga mengikuti kegiatan ini, bahkan pelayanan yang dijadwalkan tutup pukul 15.00 harus berlanjut hingga ba’da magrib, alasannya masyarakat sangat sulit mendapatkan fasilitas kesehatan karena lokasinya yang sangat jauh. (jos)

anak ujung kulon banten

Leave a Comment